MOTEGI – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, menilai motor RC213V musim 2019 memiliki kecepatan yang lebih bagus dibandingkan pendahulunya. Akan tetapi, untuk masalah dikendarai maka lebih mudah menunggangi motor musim lalu menurut Crutchlow. Bukan hanya Crutchlow yang kesulitan dengan RC213V karena Jorge...

MOTEGI – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, menilai motor RC213V musim 2019 memiliki kecepatan yang lebih bagus dibandingkan pendahulunya. Akan tetapi, untuk masalah dikendarai maka lebih mudah menunggangi motor musim lalu menurut Crutchlow.
Bukan hanya Crutchlow yang kesulitan dengan RC213V karena Jorge Lorenzo (Repsol Honda) juga mengalami hal serupa. Hanya ada satu nama di garasi Honda yang mampu mengendarai RC213V dengan amat baik yakni Marc Marquez (Honda). Alih-alih kesulitan Marquez justru tampil menggila.

The Baby Alien –julukan Marquez– meraih 14 podium yang berbuah sembilan kemenangan dari 15 balapan. Satu-satunya catatan minor Marquez ialah gagal meyentuh garis finis di MotoGP Amerika Serikat 2019. Kendati demikian, Marquez tetap menjadi juara MotoGP 2019.
BACA JUGA: Terpuruk di MotoGP 2019, Crutchlow Pikir Ulang soal Pensiun
Marquez mampu mengatasi kesulitan dalam mengendarai RC213V dengan amat baik. The Baby Alien bahkan menjadikan kelemahan RC213V sebagai kekuatannya pada musim ini. Hal sebaliknya justru dirasakan para pembalap Honda lain dan itu diakui Crutchlow.

No comments:
Post a Comment