PHILLIP ISLAND – Johann Zarco tak bisa menutupi rasa gembiranya karena bisa kembali mentas di ajang MotoGP pada akhir pekan ini dalam seri Australia. Meski senang, ada sedikit rasa sedih yang terselip dalam diri Zarco. Sebab, ia menyadari kesempatan ini bisa menjadi yang terakhir kali baginya untuk membal...

PHILLIP ISLAND – Johann Zarco tak bisa menutupi rasa gembiranya karena bisa kembali mentas di ajang MotoGP pada akhir pekan ini dalam seri Australia. Meski senang, ada sedikit rasa sedih yang terselip dalam diri Zarco. Sebab, ia menyadari kesempatan ini bisa menjadi yang terakhir kali baginya untuk membalap di MotoGP.
Setelah absen dalam beberapa seri, Zarco akhirnya bisa kembali beraksi dalam perlombaan di MotoGP. Tetapi ia tak lagi memperkuat KTM, melainkan bersama tim satelit Honda, yakni LCR. Pembalap asal Prancis itu bakal menggantikan peran Takaaki Nakagami yang harus absen dalam tiga seri terakhir MotoGP 2019 karena menjalani operasi.
BACA JUGA: Brad Binder Resmi Gantikan Zarco di Tim Utama KTM pada MotoGP 2020
Mendapat kesempatan ini, Zarco mengaku senang bukan kepalang. Sebab, ia mengaku begitu mencintai dunia balap MotoGP. Absen beberapa pekan pun telah membuatnya merasa sedih. Karena itu, ketiga mendengar mendapat kesempatan berharga dari LCR, ia pun tanpa pikir panjang langsung mengamininya.

Zarco pun berjanji bakal menyuguhkan penampilan terbaik. Hal ini dilakukan karena mantan pembalap Yamaha itu menyadari balapan di seri Australia, Malaysia, dan Valencia kemungkinan bisa menjadi yang terakhir baginya di MotoGP. Sebab, sampai saat ini, ia pun belum menemukan opsi baru untuk kariernya di dunia balap motor setelah memutus kontrak bersama KTM.

No comments:
Post a Comment