LESMO – Para pembalap senior mulai berguguran di dunia balap MotoGP. Maksudnya berguguran karena ada beberapa rider yang akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia balap yang sudah membesarkan namanya tersebut. Seperti halnya Dani Pedrosa yang memutuskan pensiun di akhir MotoGP 2018 saat masih membela ...

LESMO – Para pembalap senior mulai berguguran di dunia balap MotoGP. Maksudnya berguguran karena ada beberapa rider yang akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia balap yang sudah membesarkan namanya tersebut.
Seperti halnya Dani Pedrosa yang memutuskan pensiun di akhir MotoGP 2018 saat masih membela Repsol Honda, kemudian hal tersebut diikuti Lorenzo di tahun depannya dengan tim yang sama. Pensiunnya Pedrosa dan Lorenzo tersebut pun terjadi ketika kedua pembalap itu sedang dalam masa terpuruknya.
Baca Juga: Yamaha Disarankan Rekrut Quartararo ketimbang Pertahankan Rossi

Tak pernah lagi merasakan kemenangan di setiap seri balapan disebut menjadi alasan utama mengapa Pedrosa dan Lorenzo berhenti. Mereka yang sudah tak bisa lagi kompetitif memilih untuk mengundurkan diri dari kompetisi balap paling prestisius saat ini tersebut.
Hal yang serupa sebenarnya terjadi kepada pembalap dari Tim Monster Energy Yamaha, yakni Valentino Rossi. The Doctor –julukan Rossi– bisa dikatakan sudah tak sekompetitif seperti masa-masa jayanya silam. Terakhir kali Rossi menang di balapan saja terjadi pada MotoGP 2017, yang mana berlangsung di seri Belanda.
Tak bisa kompetitif lagi membuat banyak pihak percaya Rossi bisa mengikuti jejak Lorenzo dan Pedrosa untuk pensiun ketika kontraknya bersama Yamaha akan berakhir pada akhir musim 2020 nanti. Akan tetapi, menurut legenda MotoGP, Giacomo Agostini, Rossi takkan mengikuti jejak Pedrosa dan Lorenzo dalam waktu dekat ini.

No comments:
Post a Comment